Selamat datang di Affandi Blog Site's, gunakan mozila firefox, macromedia flash player, dan windows media player (plug-in) untuk mengakses blog ini dengan optimal, mohon maaf bila saya mematikan fungsi block (untuk copy - paste) dan klik kanan pada blog ini, Thank You.

Kamis, 24 Januari 2008

Harga Selimut Ka'bah 50 miliar

Harga selimut Kabah yang dinamakan kiswah mencapai 20 juta real atau sekitar Rp50 miliar dan diganti sekali setahun, kata Duta Besar RI untuk Arab Saudi Salim Segaf Aljufri.

Seusai masuk ke dalam Kabah bersama sejumlah Duta Besar dan diplomat dalam prosesi pencucian Kabah, Dubes Salim mengatakan selimut Kabah terbuat dari sutera asli.

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyaksikan prosesi pencucian Kabah itu sekaligus melaksanakan ibadah umroh atas undangan Kerajaan Arab Saudi.

Kiswah dihias benang berlapis emas dan perak untuk membuat sulaman kaligrafi berupa ayat-ayat Alquran dan hiasan-hiasan khusus bernuansa Islam. Tulisan itu membentuk angka V (angka tujuh dalam tanggalan Arab).

Salah satu kalimat yang ditulis di kiswah Kabah adalah, Allah Jalla Jalalah, La Ilaha Illaallah, Muhammad Rasulullah.

Kain penutup Kabah berukuran panjang 14 meter dan lebar 47 meter dengan berat sekitar 650 kilogram. Biaya untuk membuat satu buah Kiswah sekitar Rp50 miliar. Sebelum dibuat sendiri di Mekah, kiswah biasanya dibuat di

Mesir dan India dan diberikan ke pemerintah Arab Saudi sebagai hadiah.

Kiswah terdiri dari lima bagian, empat bagian untuk menutupi empat sisi Kabah dan satu bagian lagi untuk menutup bagian pintu Kabah.

Di balik kiswah hitam, ada kain berwarna putih yang disebut Bithana Kiswah. Kain itu untuk meresap uap dari dinding Kabah dan menghalangi panas yang diserap dari kain kiswah yang hitam. Kain ini mengandung daya

serap untuk menghindarkan panas yang berlebihan dan mencegah dinding Kabah
retak.

Menurut sejarah, semasa Nabi Muhammad SAW, Nabi pernah menghadiahkan kiswah Al-washail. Nabi yang pertama kali mengiswahi Kabah. Cara ini kemudian diteruskan oleh Khulafaurrasyidin, seperti Umar Bin Al-Khatab dan Usman Bin Affan serta beberapa khalifah Bani Umayyah.

Di masa sekarang, para raja di Kerajaan Arab Saudi dengan menggunakan kiswah dari pabrik

khusus pembuat kiswah di Mekah.

Pencucian Kabah kali ini disaksikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta rombongan. Prosesnya adalah dinding Kabah dibersihkan dengan air bercampur minyak wangi. Setelah bersih dan bagian dalam Kabah disapu, tamu-tamu negara memasuki bagian dalam Kabah. "Kami melakukan shalat di dalam Ka'bah," kata Dubes Salim.

Menurut sejumlah orang yang pernah memasuki ke dalam Kabah, jika

sudah di dalam Kabah, jemaah boleh menghadap salat ke mana saja. "Ini rasanya, Kabah ada di dalam hati kita. Maknanya, sesungguhnya kita sama di depan Allah," kata seorang diplomat Indonesia di Arab Saudi.

Mantan Menteri Agama Tarmizi Taher yang sudah 13 kali mendapat kesempatan memasuki Kabah, pernah mengatakan bahwa dinding dalam Kabah, atap, lantai serta dua tiangnya biasa saja seperti dinding batu lainnya.

Setiap kali masuk bangunan berbentuk kubus itu, kata Amirul Haj 2006 itu, ia menunaikan shalat dua rakaat sebanyak empat kali, masing-masing dua rakaat shalat menghadap ke arah dinding yang berbeda.

Tarmizi mengakui bagi umat Islam, memasuki Kabah mungkin merupakan impian yang tak akan terwujud jika bukan tamu negara Kerajaan Arab Saudi, bahkan menyentuh dinding luar Ka'bah ketika melakukan thawaf di tengah

ratusan ribu manusia saja sangat sulit.

Mereka yang bisa masuk ke dalam Kabah dinilai sangat beruntung, karena Kabah adalah tempat ibadah pertama di bumi dan dibangun sejak Nabi Ibrahim

0 komentar:

Posting Komentar

Kategori yang sama

Donasi

Your donations are very appreciated and will help to keep Affandi Blog Site's up and running
R.M.Affandi Akbar
Lahir di jakarta,16 Mei, Hanya seorang anak kelas 11 ipa SMAN 48 Jak-Tim ,Bercita-cita menjadi dokter dan mencoba membuat sebuah blog, saya bisa di hubungi di
 

Template by NdyTeeN